Dilarang Curhat di Sosial Media Kalau Tidak Ingin Mendatangkan Uang

Curhat di sosial media memangnya bisa mendatangkan uang? Bukannya termasuk membongkar aib diri atau keluarga ke ranah publik? 

Mungkin akan banyak pertanyaan yang timbul ketika membaca judul artikel ini. Tapi perlu diperhatikan bahwa semua itu benar adanya jika diarahkan ke sudut pandang berbeda. 

Bayangkan jika pada beranda (timeline) sosial media kita ada satu status yang menggelitik ingin dibaca. Awalnya si penulis hanya menuliskan sebuah pertanyaan yang membuka mata para pembacanya, kemudian dia mulai menceritakan awal mula kenapa dia ingin pembaca berada di posisinya. 

Secara terperinci dia mulai membeberkan satu per satu masalah yang dihadapinya. Mulai dari terlilit hutang, kewajiban pembayaran setiap bulan alias cicilan, belum lagi keharusan membayar sekolah anak-anaknya. Bisa dikatakan masalah umum para orang tua dengan penghasilan pas-pasan. 

Kemudian dia mulai memberikan beberapa poin solusi yang diharapkan oleh kebanyakan orang tua. Seolah-olah semua yang dilakukan mudah diatasi. 

Dan ternyata di akhir, dia memberikan solusi terbaik dengan menunjukkan bagaimana dia mengatasi masalahnya dengan suatu produk. Tanpa disadari pembaca, dia sudah memberikan edukasi mengenai produk yang menjadi bisnisnya. 

Dan begitulah cara kerja sebuah konten pemasaran. Dengan berbagai bentuk, baik copywriting, storytelling maupun covert selling, mulai memasuki alam bawah sadar pembaca dan memberikan sebuah penekanan agar si pembaca terus mengikuti alur tulisannya. 

Coba bayangkan, ketika kita sebagai pembaca memang merasakan masalah yang sama dan ternyata ada solusi terbaik untuk masalah tersebut, pastinya pikiran kita akan mulai mencerna informasi tersebut. Terlebih informasi tersebut adalah solusi terbaik untuk masalah terbesar kita. 

Begitulah yang membuat kita sebagai pembaca mengalami pengaruh bawah sadar dan akhirnya mengikuti jalan pikiran yang membenarkan hal tersebut. Ya, membeli produk yang ditawarkan. 

Dari situlah awal mula sebuah curhat di sosial media mengundang uang. Berani coba? 

Semoga bermanfaat. 

Bantul, 7 Agustus 2019

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s