Trik Mudah Bangun Kolam Closing

Jika disuruh buka-bukaan, maka seseorang pasti memiliki berbagai alasan kenapa mereka terjun ke dunia per-online-an. Salah satunya adalah mencari solusi atas masalah yang mereka hadapi. Inilah yang menjadi peluang bagi para pebisnis online.

Karena sejatinya para pebisnis online shop bukannya menawarkan produk, tapi menawarkan solusi berupa produk. Untuk itu, kebanyakan para pebisnis online shop yang memiliki omset jutaan, puluhan juta, bahkan hingga milyar sudah paham betul seluk beluk detail tentang solusi yang akan ditawarkan pada target marketnya.

List Building Strategist
Sumber : http://www.moosend.com

Tentu jika ingin meraup omset yang sebegitu fantastis, seorang pelaku bisnis online shop harus tahu dahulu sumber closing. Yaitu, kolam di mana calon target market berkumpul. Maka pada artikel ini akan dibahas bagaimana trik membangun sumber closing.

1. List building di WhatsApp

Sudah tidak asing lagi media sosial yang satu ini di mata warga Indonesia. Karena sudah pasti hampir setiap orang memanfaatkan aplikasi satu ini untuk mempermudah berkomunikasi.

Untuk para pebisnis online shop pemanfaatan aplikasi satu ini juga dapat dioptimalkan sebagai salah satu sumber closing. Selain memanfaatkan pembuatan WhatsApp Group (WAG), kita juga dapat memanfaatkan fitur Broadcast/BC List (daftar siaran). Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Pertama untuk WAG tentu komunikasi dengan calon target market akan lebih leluasa dan dapat diatur searah. Kendalanya adalah dalam satu WAG hanya dapat menampung 256 nomor WhatsApp. Tentu dibutuhkan lebih dari satu WAG untuk memperbesar closing-an, bukan?

Walau begitu, kita sebagai pemilik WAG harus tetap waspada pada pencuri database yang dapat melakukan chat secara personal pada anggota WAG dan mulai melakukan spamming. Untuk menghindari hal yang demikian, maka diperlukan pencatuman aturan selama keberadaan WAG, sehingga menyamankan semua pihak.

Opsi kedua adalah memanfaatkan fitur Broadcast/BC List (daftar siaran). Dalam menerapkan strategi yang satu ini, tentu kita membutuhkan kode khusus pada kontak database yang siap mendapat leads dari kita. Selain mempermudah saat kita mengirimkan broadcast, hal ini juga dapat mempermudah kita saat akan memberikan penawaran spesial secara personal.

Baca juga artikel  "Naikkan Omsetmu dengan 5 Langkah Mudah"

Dalam menerapkan teknik marketing dengan broadcast, hindarilah teknik spamming. Di mana setiap apa yang kita kirimkan selalu bersifat penawaran dan iklan berkali-kali setiap hari. Bukannya mereka semakin nyaman berinteraksi dengan kita, alih-alih no WhatsApp kita bisa terancam terkena blokir atau report as spam. Untuk itu, manfaatkanlah teknik broadcast yang selalu berisi sharingsharing dahulu, selling kemudian. Atau dapat berisi cerita asyik yang mengandung tautan yang mengarah pada penawaran produk kita di platform lain.

2. The Power of Telegram

Telegram
Sumber : http://www.engadget.com

Selain WhatsApp, aplikasi chatting instan yang dapat dimanfaatkan adalah Telegram. Walau fiturnya tidak sama dengan WhatsApp, namun aplikasi yang memang lebih ringan dari WhatsApp ini memiliki beberapa keunggulan lain yang dapat dimanfaatkan. Seperti memanfaatkan channel dan grup.

Jika dalam grup dapat diisi dengan sharing dan diskusi singkat, pemanfaatan channel Telegram dapat lebih terfokus pada promosi produk. Selain ukuran aplikasi yang ringan, Telegram juga dapat menampung lebih banyak member. Jika pada telegram grup dapat menampung 200 member, fitur supergrup memperbesar kapasitas menjadi 100ribu member. Hal ini tentu sangat menguntungkan sebagai kolam closing, bukan?

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing media di atas, tentunya strategi ke depan juga lebih diperhatikan. Selain memilih kolam mana yang akan dibesarkan, kita juga harus mulai mempersiapkan menebar umpannya. Caranya sebagai berikut.

  1. Promosikan kolak di media lain
  2. Buat daftar materi atau konten
  3. Meminta anggota untuk mengajak rekan bisnis atau teman
  4. Konsisten dan komitmen

Setelah keempat cara tersebut dilakukan, maka jangan heran jika database akan semakin bertambah, personal branding terbangun, dan closing-an berdatangan. Selamat mencoba.

Salam berdaya.

Bantul, 27 September 2019



One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s