Ilmu Dasar Desain Level 0

Sudah bukan rahasia umum, jika memang seseorang ingin media sosialnya menjadi booming atau sekedar ‘dilirik’ banyak orang, tampilannya harus kece. Untuk beberapa media sosial mungkin tulisan kece sudah mewakili, tapi untuk media yang lebih menonjolkan gambar/foto, seperti instagram dan pinterest, tentu tulisan ciamik belum tentu mengundang untuk ‘dilirik’ target market.

Tapi ‘kan aku nggak bisa desain, Mbak? Tenang. Tidak harus yang memiliki keahlian dalam hal mendesain untuk membuat desain quote yang menarik.

Di era digital ini, aplikasi untuk desain quote di gawai pintar sudah tak terhitung jumlahnya. Dari yang ukurannya ringan hingga membutuhkan banyak memori. Dari yang hanya mengganti tulisan yang ada hingga meng-edit foto dan tulisan.

Namun, sebelum terjun ke ranah praktik, ada beberapa hal dasar yang harus diperhatikan.

1. Foto atau Gambar

Foto/gambar yang digunakan nantinya akan menjadi latar (background) tulisan, jadi ada beberapa kriteria yang harus dipatuhi.

  • Resolusi besar (kualitas foto/gambar baik) sehingga tidak pecah saat diperbesar (zoom in) beberapa kali.
  • Sesuai dengan tema tulisan.
  • Perpaduan warna yang selaras.
  • Ada ruang untuk menulis.

Cara mendapatkan foto/gambar yang sesuai kriteria di atas, dapat mengunduh (download) dari aplikasi Pinterest atau Google search. Namun, untuk pencarian melalui Google, ada beberapa tips agar mendapatkan foto/gambar yang sesuai dengan yang kita inginkan dan resolusinya besar. Cara mendapatkan foto/gambar yang sesuai kriteria di atas, dapat mengunduh (download) dari aplikasi Pinterest atau Google search.

  • Setelah mengetik kata kunci dan muncul hasil pencarian untuk foto/gambar yang kita inginkan, kita klik bagian setting tools.
  • Kemudian pilih size dan klik large. Maka, hasil pencarian yang mempunyai resolusi kecil akan tereliminasi.
  • Setelah itu, pilih foto/gambar yang diinginkan. Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, pilih titik tiga untuk opsi tambahan, lalu klik view original image.
  • Setelah keluar foto/gambar secara penuh (selesai loading) pada layar, maka dapat langsung diunduh (download).

2. Jenis Font

Ternyata masing-masing jenis font memiliki makna tersendiri. Untuk itu pemilihan jenis font disesuaikan dengan pesan yang akan disampaikan. Dan tentunya untuk pemilihan font diharuskan untuk readable alias mudah dibaca di ukuran besar maupun kecil.

Berikut beberapa karakteristik font menurut jenisnya.

Dan di bawah ini adalah contoh font sesuai dengan jenisnya.

Untuk font biasanya sudah menjadi bawaan pada aplikasi. Namun, jika ternyata font yang diinginkan tidak ada, bisa mengunduh (download) di beberapa situs penyedia font secara gratis. Seperti dafont.com, 1001fonts.com, 1001freefonts.com, urbanfonts.com, dan sebagainya.

3. Bentuk (Shape)

Bangun ruang yang biasa digunakan untuk penekanan tulisan, bisa berupa highlight, underline, border/batas, dan hiasan lainnya. Bentuk ini biasanya bawaan dari tools yang akan digunakan nantinya.

4. Graphic Element

Tambahan pada sebuah grafik juga terkadang diperlukan dalam pembuatan desain. Seperti pattern, texture, ilustrasi, dan icon.

  • Pattern adalah grafis yang berulang atau berpola, misal lines, polkadots, abstract, dll.
  • Texture adalah grafis berbentuk permukaan, misal gold, bronze, metal, wood, dll.
  • Ilustrasi dapat berupa gambar karakter, bunga, benda atau manusia.
  • Icon dapat berupa kontak atau icon sosial media.

Dalam mendesain suatu tulisan untuk media sosial, jangan pernah lupakan bentuk tampilan (layout). Jangan sampai tulisan terlalu mendominasi daripada latar, begitu pun sebaliknya. Karena media sosial membutuhkan kedua hal sebagai daya tarik, tentu penempatan tulisan di atas latar juga harus dipertimbangkan keseimbangannya.

Selain layout, penggunaan warna (color) ternyata juga memiliki arti tersendiri dalam hal desain. Seperti contoh di bawah ini,

  • Warna kuning : optimis, ceria, bahagia, kehangatan, positif.
  • Warna merah muda (pink) : lembut, girly, romantis, innocent, feminine.
  • Warna hijau : alam, harmoni, kemakmuran, kesehatan, keuangan, segar.
  • Warna biru : damai, aman, otoritas, sukses, percaya diri, kehormatan.
  • Warna merah : energi, action, ketertarikan, cinta, agresivitas.
  • Warna hitam : kuat, serius, formal, tradisional, klasik, misteri, rahasia.
  • Dll.

Selain hal dasar di atas, ada lima prinsip dasar yang juga harus diperhatikan sebelum terjun praktik mendesain. Lima prinsip dasar tersebut adalah kontras, hierarchy, alignment, balance dan coloring. Berikut penjelasan singkatnya.

A. Kontras

Adalah perbedaan jelas antara satu elemen dengan elemen lain.

B. Hierarchy

Adalah urutan. Setiap teks tidak semuanya dalam ukuran yang sama, sehingga perlu diperhatikan antara bagian yang diberi penekanan (emphasis) untuk ditonjolkan, mana yang tidak.

C. Alignment

Adalah penempatan baris tulisan dalam layout. Apakah rata kanan semua, rata kiri semua, atau rata tengah semua.

D. Balance

Adalah keseimbangan dalam desain. Baik keseimbangan antara tulisan dengan foto/gambar, maupun antar tulisan.

E. Coloring

Adalah penggunaan warna yang selaras dengan yang ada dalam foto/gambar yang digunakan sebagai background.

Setelah mengetahui hal dasar dalam mendesain, akan membuat kita semakin mantap ketika praktik nanti dan hasilnya tentu akan lebih maksimal, bukan? Semangat berkarya ya, jangan lupa untuk terus praktik agar lebih terasah keterampilannya.

Salam berdaya.

Bantul, 16 September 2019


One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s